Tampilkan postingan dengan label Info Penting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Penting. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Februari 2016

Menebak Kepribadian Orang dari Tertawanya di Chat

Menebak Kepribadian Orang dari Tertawanya di Chat

   Sebuah tawa gak bisa lepas sewaktu kamu ngobrol di chat. Masa sih ada obrolan tanpa kecairan suasana dengan tawa online sebagai mediumnya? Nah sekarang MBDC mau nebak kira-kira gimana sih kepribadian orang-orang dilihat dari tawanya di chat? Berikut tawa-tawa tersebut.

  • 1. Haha

Ini orang yang standar (satu atau dua nih?), juga mainstream. Doi gak bertele-tele, juga gak mau repot mikirin ketawa online lainnya hanya untuk bikin impresi bagus ke lawan bicaranya walopun emang lagi ngerasa lucu banget. Oh iya penasaran kenapa mainstream? Jadi penelitian Facebook chat tahun kemarin, sebanyak 51 persen orang make 'haha', ngalahin ketawa online lainnya.

  • 2. Hehe

Sementara ini ketawa online paling populer nomor dua. Bisa jadi kamu menganggap 'haha' udah terlalu biasa, tapi gak nyadar juga kalo 'hehe' pun sebenarnya gak kalah biasa. Yah, namanya dunia per-chat-an. Tapi 'hehe' cukup sering dipake kalo kamu ngeluarin pernyataan atau pertanyaan yang ragu-ragu atau mencoba sopan serta ke orang yang gak kenal-kenal amat. Bisa juga kamu ngeluarin ini kalo kamu kurang tertarik dengan topiknya, tapi gak enak dong kalo didiemin. Mending di-hehe-in.

  • 3. Hoho

Kemungkinan besar yang pake 'hoho' terpengaruh banget Sinterklas semasa kecil. Atau dia ngerasa dirinya lucu... kayak Sinterklas. Kalo lagi ngerayain Natal doi berpotensi jadi Sinterklas gitu. Sebenarnya 'hoho' gak melulu terkait dengan Sinterklas sih, tapi mau gimana lagi, 'hoho' = Sinterklas.

  • 4. Huhu

Tawa online yang mengandung banyak makna. Apakah dia lagi sedih? Apa minta dikasihani? Berusaha imut? Apakah sedang berada dalam keadaan terpuruk? Entahlah. Kalo di Filipina artinya sih nangis, mungkin di sini juga ada yang berpikiran kayak gitu. MBDC paling gak bisa nebak 'huhu' nih. Kemungkinannya paling banyak.

  • 5. Wkwkwk

Kayaknya ini termasuk tawa online yang nyebelin atau gak niat gitu ya. Bisa jadi kamu mau ngatain orang tapi gak mau dia tersinggung, jadilah 'wkwkwk' mencuat di chat. Atau mungkin anaknya anti-mainstream walaupun yang make mulai menjamur?

  • 6. LOL

LOL kan populer dengan kepanjangan 'lots of laugh'. Istilah lamalah ini. Tapi kok menurut narasumber MBDC, tawa online ini dikeluarin kalo lawan bicaranya gak lucu alias garing. Kok derajatnya bisa terdegradasi gitu ya? Entahlah. Yang jelas makin ke sini LOL terasa kuno. Bisa jadi yang make LOL ini udah anak internet lama dan gak sip menghadapi terpaan tawa online yang semakin anyar.

  • 7. Emoji

Tandanya seseorang terlalu males untuk ngetik sebuah tawa. Atau doi emang ngerasa tawa diketik gak cukup bisa mengungkapkan maksudnya. Doi adalah jenis orang yang ekspresif. Cuma emoji yang bisa mengerti dirinya.

SUMBER

Minggu, 21 Februari 2016

20 Album Indonesia Terbaik 2015

20 Album Indonesia Terbaik 2015

Dari sirkuit musik dalam negeri, tahun 2015 adalah milik para debutan. Dalam daftar dua puluh album Indonesia terbaik versi kami misalnya, lebih dari setengahnya memiliki status album perdana. Bahkan podium tiga besar dihuni oleh band-band  yang baru merilis karya album pertama; jenis musiknya pun berbeda-beda.

Ini merupakan fenomena positif yang menandakan kesegaran dan juga keragaman. Memang tak bisa dipungkiri bahwa regenerasi musik Indonesia sempat tersendat, nama-nama yang berjaya pun itu-itu saja, tetapi tahun 2015 bisa dilihat sebagai momen penebaran bibit-bibit unggul.

Besar kemungkinan deretan artis pendatang baru yang tercantum dalam daftar ini kemudian menjadi langganan tangga lagu atau pun panggung di masa mendatang.

Berikut adalah daftar album Indonesia terbaik 2015 versi Rolling Stone Indonesia:
  • 20) Mocca - 'Home'
  • 19) Beside - 'Eleven Heroes'
  • 18) Rumahsakit - 'Timeless'
  • 17) NTRL - '11/12'
  • 16) GAC - 'Stronger'
  • 15) Revenge - 'Omega'
  • 14) Monita Tahalea - 'Dandelion'
  • 13) Stars and Rabbit - 'Constellation'
  • 12) Navicula - 'Tatap Muka'
  • 11) D.P.M.B. - 'Re-Attitude'
  • 10) Isyana Sarasvati - 'Explore!'
  • 9) Joey Alexander - 'My Favorite Things'
  • 8) Kunto Aji - 'Generation Y'
  • 7) The Kuda - 'Satu Aku Sejuta Kalian'
  • 6) Polka Wars - 'Axis Mundi'
  • 5) Sore - 'Los Skut Leboys'
  • 4) Sigmun - 'Crimson Eyes'
  • 3) Silampukau - 'Dosa, Kota & Kenangan'
  • 2) Barasuara - 'Taifun'
  • 1) Kelompok Penerbang Roket - 'Teriakan Bocah'


5 Band Ini Merahasiakan Identitasnya

5 Band Ini Merahasiakan Identitasnya


Biasanya, kita kalau ngeband pasti gayanya keren abis (atau seenggaknya usaha biar terlihat lebih keren). Dari ujung kepala sampai ujung kaki, harus menarik perhatian semua orang. Yap, salah satu yang dicari dari ngeband adalah eksistensi, kan?

Eits, tapi band-band ini beda. Mereka malah sengaja menyembunyikan identitas mereka! Walaupun begitu, mereka bisa tetap eksis. Bahkan sampai sekarang nggak ada yang tahu siapa mereka sebenarnya. Hmmm... penasaran? Cek daftarnya, yuk!

  • Masked Intruder
Band pop punk ini berkonsep "pencuri hati." Yap, tampilan mereka mirip banget sama perampok. Lagu-lagu mereka pun banyak yang bertemakan kehidupan para pencuri yang mencari cinta sejati. Empat personel Masked Intruder mengaku bernama Intruder Orange, Intruder Green, Intruder Red dan Intruder Blue. Masked Intruder telah merilis dua album dan identitas asli mereka belum diketahui hingga sekarang.

  • Ghost
Vokalis mereka bernama Papa Emeritus II, dan lima personel lain hanya diberi nama Nameless Ghouls. Walau lagu-lagu mereka berbahasa Inggris, Papa Emeritus kabarnya nggak berbicara dengan bahasa Inggris di luar panggung. Identitas asli Ghost sampai sekarang masih menjadi misteri, meski kabarnya Papa Emeritus punya nama asli Tobias Forge.

  • Lordi
Band metal dari Finlandia ini nggak pernah memberi tahu nama mereka atau melepas topeng mereka. Jangan-jangan, memang beneran monster?

  • Man With a Mission
Serigala-serigala dari Jepang ini mengaku diubah bentuk fisiknya sedemikian rupa oleh Jimi Hendrix. Kata mereka, Jimi Hendrix adalah master wolf biologist serta membantu mereka menciptakan musik. Sampai sekarang belum ada yang tahu wujud asli Man With A Mission.

  • The Residents
Soal menyembunyikan identitas, band ini juaranya. Hampir 45 tahun The Residents sukses menyembunyikan wajah mereka dari publik, dan tetap sukses menelurkan hampir 60 album! Gokil!


SUMBER

Minggu, 22 November 2015

5 Hacker Cantik yang Sempat Memukau Dunia

5 Hacker Cantik yang Sempat Memukau Dunia


   Siapa bilang pekerjaan sebagai hacker atau penguji keamanan jaringan hanya dilakukan oleh laki-laki saja. Berikut ini merupakan 5 hacker wanita cantik dari seluruh dunia yang namanya sudah terkenal di berbagai media dan pemberitaan, termasuk di media sosial tentu saja.
Selain berparas cantik, mereka juga tidak melulu harus menyandang predikat negatif yang selalu disematkan kepada hacker secara umum. Ada juga yang memang menggeluti pekerjaan tersebut sebagai profesi legal.

  • Adeanna Cooke

 
  Ya, dia memang salah satu model internasional dari Playboy dan pernah menjadi cheerleader selama 7 tahun. Namun siapa sangka di balik kecantikannya tersebut rupanya ia juga seorang hacker dan programmer amatir. Satu kasus yang paling membekas mengenai Adeanna adalah ketika foto pribadinya disalahgunakan oleh teman dekatnya dan diunggah ke website tertentu demi alasan uang. Website itu kemudian ia retas dan segala foto pribadinya ia hapus secara paksa dan sepihak.


  • Ying Cracker


  Ying ialah seorang guru yang berasal dari Shanghai, Cina. Kesehariannya ia habiskan juga untuk berbagi informasi dan ilmu mengenai teknik dasar meretas seperti merubah alamat IP, crack software tertentu, dan lain sebagainya. Ia kemudian menjadi terkenal dikarenakan pada salah satu forum online terkemuka di Cina, ada yang membuat sebuah thread yang berjudul “Chinese Hottie Hackers” yang rupanya membahas mengenai dirinya.


  • Kristina Svechinskaya


   Hacker wanita yang juga dinobatkan sebagai “The World’s Sexiest Computer Hacker” ini memiliki kasus yang cukup terkenal. Ia bersama dengan 9 orang temannya terlibat dalam money mule hack, yaitu upaya untuk meretas sistem bank dan melakukan transfer uang secara ilegal. Kabarnya, ia bersama timnya kemudian berhasil mentransfer sebesar 3 juta dollar dari 5 akun bank yang berbeda.


  • Anna Chapman


   Berikutnya ialah nona bernama asli Anya Kushchenko yang merupakan seorang berkebangsaan Russia dan diutus ke Amerika Serikat guna misi espionase. Pada 27 Juni 2010, penyamarannya terungkap dan ia terbukti bekerja kepada agensi Russia bernama “SVR (Sluzhba Vneshney Razvedki)”. Ia lalu dideportasi pada 8 Juli 2010 dari Amerika sebagasi seorang tawanan.


  • Joanna Rutkowska


   Last but not least, Joanna Rutkowska ialah seorang berkebangsaan Polandia yang bekerja sebagai peneliti professional untuk keamanan komputer dan kini menjadi CEO dari perusahaan Invisible Things Lab. Namanya mulai mengemuka ke publik saat ia melakukan sebuah presentasi pada Black Hat Briefings Conference di Las Vegas pada Agustus 2006. Di dalam presentasinya tersebut, ia menunjukkan cara dalam menembus sistem proteksi dari Windows Vista.

Rabu, 18 November 2015

WOW Produk-Produk Yang Dikira punya Luar Negri ini, Ternyata Milik Indonesia !!!

WOW Produk-Produk Yang Dikira punya Luar Negri ini, Ternyata Milik Indonesia !!!


1.  POLYTRON
Mungkin saja di rumah anda memiliki tv, radio tape atau alat elektronik lain ber-merk Polytron. Tapi saya yakin kebanyakan anda tidak mengetahui kalau ternyata produk ini asli Indonesia. Perusahaan yang mempunyai pabrik di Kudus dan Semarang ini bisa dibilang sudah jaminan kualitas. Karena sejak tahun 1970-an perusahaan ini telah membuat televisi dan dengan kualitas yang tidak kalah dengan buatan Korea dan Jepang.

2 . Lea 21
Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilm.Walaupun nama dan logo tampilannya berbau Amerika, tapi sebenernya brand/merk ini adalah produk Indonesia. Masalah model dan kualitas, tak perlu diragukan lagi. Brand ini adalah produk kualitas ekspor. Jadi pasti tidak pernah kalah saing dan selalu berdiri sejajar dengan jeans merk luar negeri di pusat perbelanjaan manapun.

3 . TOMKINS
Tomkins 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Brand ini menyediakan berbagai sepatu olahraga, dari sepatu bola, sepatu futsal, dan sepatu olahraga lainnya. Ukurannya pun lengkap dari sepatu dewasa shingga anak-anak. Anda tidak perlu heran dengan kesan namanya yang sangat luar negeri. Tomkins benar-benar produk local, asli Indonesia.

4 . J.CO Donuts and Coffe
J.CO 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Tahun 2005, outlet pertama J.CO Donuts ane coffe dibuka di Supermall Karawaci. Sejak itu J.CO terus mengembangkan usahanya di berbagai daerah di Indonesia. Dengan mengandalkan racikan donat dan kopi berkualitas internasional, perusahaan lokal dengan cita rasa internasional ini terus berkembang. J.CO bahkan telah ada di berbagai Negara di Asia seperti Malaysia, Singapura, Philipina, China. Perusahaan ini dimiki oleh Johhny Andrean.

5 . MASPION
Maspion 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Iklan Maspion terkenal dengan ungkapan “Cintai produk-produk Indonesia!”. Maspion memang merupakan perusahaan lokal yang terkenal dengan produk alat-alat elektronik keperluan rumah tangga mulai dari setrika, blender, kipas angin sampai AC. Perusahaan yang berpusat di Surabaya ini memulai bisnisnya dari tahun 1960-an dengan fokus menghasilkan alat-alat rumah tangga.

6 . POLYGON
Polygon 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Pasti anda mengenal merek sepeda yang satu ini. Mulai dari sepeda gunung, sepeda mini, sepeda BMX, sampai sepeda lipat telah dikeluarkan oleh pabrik sepeda yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur ini. Soal kualitas, anda tidak perlu meragukannya. Banyak pengguna biasa sampai komunitas penggemar sepeda memakai produk lokal ini. Rupanya pemilik Polygon memilih strategi bisnisnya dengan menjual barangnya di luar negeri lebih dahulu sebelum menjualnya di dalam negeri, agak miris memang alasan dia mengambil taktik seperti ini, yang rupanya disebabkan karena orang-orang Indonesia cenderung lebih percaya dengan produk luar negeri ketimbang produk lokal.

7. BYON
Byon 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Perkembangan teknologi ternyata tidak membuat bangsa kita melulu hanya menjadi penonton saja. Byon ikut hadir meramaikan tren komputer jinjing atau yang biasa kita sebut notebook. Dengan harga jual yang lebih murah, Byon bukanlah produk asal-asalan. Melainkan punya konsep yang cukup unik, yaitu notebook yang dapat di-upgrade seperti komputer desktop. Kehadiran Byon mebuktikan bangsa kita juga mampu membuat produk berteknologi tinggi. Jadi jangan heran jika produk ini terkenal murah, mengapa? karena ini produk indonesia. Jadi untuk yang berada di indonesia tidak kena pajak, jadi lebih murah kan.

8. CFC
CFC 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
CFC (California Fried Chicken) sudah terkenal dengan cita rasa ayam gorengnya yang nikmat dan gurih. Tahukah Anda bahwa perusahaan ini merupakan perusahaan Indonesia. Memang nama yang dimiliki perusahaan ini sangat mencerminkan Negara Amerika. Namun ternyata produknya murni asal Indonesia. Kebanggaan yang dimiliki CFC terletak pada ciri khas rasanya yang sebanding dengan ayam goreng asal Amerika. Awalnya, perusahaan ini bernama California Pioneer Chicken. Namun sejak tahun 1988, namanya diganti menjadi California Fried Chicken hingga sekarang. Restoran yang dikelola PT Pioneerindo Gourmet Tbk itu tidak ada keterkaitan bisnis sama sekali dengan pihak atau perusahaan asing manapun. Namun karena memilih nama CFC dimana California adalah salah satu negara bagian di Amerika Serikat, maka daging ayam siap saji yang ditawarkan CFC langsung dipersepsikan sama dengan produk siap saji lainnya dari Negeri Paman Sam yang sudah lebih dahulu populer. Anggapan awal kebanyakan orang pun sama menyebutkan bahwa CFC adalah perusahaan waralaba dari luar negeri. Untunglah CFC nama yang bagus itu dibarengi dengan kualitas produk makanan siap saji yang bagus pula hingga setara dengan standar produk restoran internasional. Nama yang akrab di telinga itu terbukti efektif untuk dimajukan ke pasar sehingga dalam perjalanan selanjutnya terdapat banyak cerita keberhasilan yang dibukukan CFC. Hingga berumur 29 tahun di tahun 2012 ini telah memiliki lebih dari 120 gerai yang tersebar di banyak kota Indonesia. CFC membutuhkan tak kurang 30 hingga 40 ton ayam pedaging setiap minggunya. Namun jika memasuki hari raya Lebaran, Natal, dan Tahun Baru kebutuhan itu meningkat menjadi 40 hingga 50 ton perminggu.

9. ESSENZA
Essenza 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Ketika televisi marak dengan iklan norak namun ketika muncul iklan minimalis elegan dan semi monokromatik. Dengan slogan no tile like it. Kesan eksklusif yang membungkus Essenza, membuat orang membatin, Produk mana sih? Italia ya? Nyatanya, Essenza adalah produk asli Indonesia yang sukses diekspor ke Italia, juga 25 negara. Berbasis di Tangerang, sejak produksi komersialnya tahun 2003, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk telah mengekspor ke Singapura dan Amerika Serikat, dan berhasil. Faktor penyeimbang yang membawa keuntungan, di saat pasar domestik lesu. Kini, Essenza bahkan termasuk salah satu produsen ubin keramik dunia. Diproduksi pertama kali tahun 1993, oleh PT.Intikeramik Alamsari Industri, Essenza telah berhasil menembus pasar Singapura, AS, juga negara-negara Asia, Eropa, Afrika, dan Timur Tengah. Bahkan telah diterima di Italia yang notabene merupakan salah satu negara penghasil keramik terbaik dan terbesar di dunia.

10. EXCELSO
Exelso 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Salah satu yang bisa kita lihat selain produk kopi kemasan mereka adalah Excelso Cafe. Mungkin sebagian besar orang ketika berada di cafe ini, takkan terpikir bahwa Excelso adalah brand cafe lokal. Kebanyakan orang akan berpikir bahwa Excelso adalah sebuah cafe luar negeri (bisa jadi Amerika) yang membuka cabangnya di Indonesia. Tapi siapa sangka sebenarnya Excelso ini adalah salah satu anak perusahaan dari Kapal Api Group, yang cukup dikenal dengan brand-nya Kopi Kapal Api. Beroperasi sejak 1991 di Plaza Indonesia, cafe Excelso telah menjelma menjadi salah satu ikon gaya hidup di kota-kota besar di Indonesia.

11. BUCCHERI
Bucheri 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Produk-produk dari Buccheri adalah Sepatu dan Tas Kulit. Diproduksi mulai tahun 1980 melalui PT. Vigano Cipta Perdana. Banyak orang tak menyangka, bahwa merek besutan Ediansyah ini merupakan produk asli buatan Indonesia. Mayoritas penikmat sepatu dan tas kulit menyangka bahwa Buccheri adalah buatan Italia.

12. TERRY PALMER
Terry Palmer 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Banyak yang mengira Terry Palmer merupakan brand dari luar, padahal handuk Terry Palmer tersebut diproduksi di Tangerang. Terry Palmer merupakan brand handuk yang dimiliki oleh PT. Indah Jaya. Handuk yang diklaim sebagai handuk paling higienis ini telah diekspor sampai ke Jepang, Australia, Amerika hingga negara-negara Eropa.

13. CASABLANCA
Casablanca 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Siapa yang menyangka kalau merek Casablanca asli dari Indonesia? Banyak orang menduga kalau merek parfum yang banyak dipakai eksekutif muda ini, berasal dari perancis. Parfum casablanca, yang dalam iklan-iklannya banyak menampilkan model-model bule itu, ternyata diproduksi di Muara Kapuk, Jakarta.

14. THE EXECUTIVE
Executive 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Sebelumnya bernama “Executive 99? yang lahir tahun 1974. Lalu pada tahun 1985 berganti pemilik, dan tahun 2000 berganti nama menjadi The Executive. Saat ini, brand The Executive bisa dijumpai di Malaysia, Singapura, dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

15. EDWARD FORRER
Edward Forrer 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Edward Forrer adalah perusahaan alas kaki dan tas asal Indonesia. Perusahaan ini dinamakan sesuai nama pendirinya, Edward Forrer, atau lebih sering disapa Edo. Dimulai dengan memproduksi sepatu pada tahun 1989 di Bandung, kini Edward Forrer memiliki lebih dari 50 gerai di Indonesia, Australia, Malaysia, dan Hawaii. Edward Forrer memiliki kantor pusat di jalan Veteran No. 44 Bandung, Jawa Barat.

16. SOPHIE MARTIN PARIS
Sophie 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Sophie Martin didirikan oleh pasangan suami-istri berkebangsaan Perancis, Bruno Hasson dan Sophie Martin. Pada tahun 1997 mereka datang ke Indonesia karena Bruno mendapat tugas di sebuah perusahaan perancis yang ada di Indonesia. Mulanya, mereka tak berniat lama-lama tinggal di Indonesia, namun Bruno dan Sophie bukan pasangan ekspatriat biasa. Sophie piawai merancang tas, sementara Bruno, dengan skill marketingnya yang tinggi, jeli menc1um peluang bisnis untuk memasarkan keterampilan istrinya.
Dengan mempekerjakan seorang tukang jahit di loteng rumah, mereka merintis cikal bakal Sophie Martin. Karena pernah menjadi handbag designer untuk Christian Dior selama 2 tahun, maka produk yang pertama di buat adalah tas. Ternyata tas-tas yang dipromosikan dari mulut ke mulut tersebut, mendapat respon positif. Pintu untuk melebarkan sayap pun terbentang lebar. Trik Sophie Martin dengan menambahkan kata “paris” di belakang brand Sophie Martin tersebut ternyata cukup berhasil, dan mengecoh banyak konsumen.

17. MAGNO
Magno 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Magno adalah produk radio kayu asli Indonesia yag sudah menebar frekuensi sampai Jepang, Amerika Serikat, Finlandia, Inggris dan Prancis. Konsep yang disodorkan mango sangat Unik. Lantaran produk di-finishing dengan minyak kayu, bukan pernis, pemiliknya harus rajin merawat radionya secara berkala agar tetap prima. Rupanya Singgih Susilo Kartono, sang pencipta Magno, ingin mengeliminir budaya pakai buang. Maksudnya agar tercipta koneksi antara produk dengan pemilik. Karena harganya yang cukup mahal (200-300 doloar AS) Singgih menggunakan designer link untuk menjual produknya.

18. GT RADIAL
GT Radial 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Ban produksi PT Gajah Tunggal mulai menapaki aspal jalan di negara-negara Timur Tengah dan Asia sejak tahun 1983, lewat ban berteknologi bias (cross-ply) untuk kendaraan niaga seperti truk, bus dan mobil angkutan. Baru pada tahun 1992, PT Gajah Tunggal mengekspor ban jenis radial (steel belted) dengan label GT Radial, untuk kendaraan sedan dan truk ringan sampai ke Amerika Serikat. Saat ini GT telah mengekspor ke lebih dari 80 negara di Eropa, Amerika, Timur Tengah, Asia (kecuali China), Afrika, Australia dan Selandia Baru, dengan nilai ekspor pada tahun 2007 adalah sebesar Rp 2,6 trilun, dan tahun 2008 diperkirakan mencapai sekitar Rp 3 triliun. Awal keberhasilan tersebut diperoleh berkat rajin mengikuti pameran dagang yang diselenggarakan di mancanegara.

19. HOKA HOKA BENTO
Hokben 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Pada tanggal 18 April 1985, Hoka Hoka Bento pertama kali didirikan dibawah naungan PT. Eka Bogainti. Dengan restoran pertama berlokasi di Kebun Kacang, Jakarta. Hoka Hoka Bento menyajikan makanan jepang yang sehat, variatif, higienis, cepat saji dengan harga terjangkau serta suasana yang nyaman. Hal ini menjadikan Hoka Hoka Bento sebagai restoran dengan konsep “Japanese Fast Food” terbesar di Indonesia. Kini gerainya sudah tersebar di berbagai kota di Indonesia.

20. NEXIAN
Nexian 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Mungkin anda semapt berfikir bahwa nexian adalah produk mobile phone merk cina. Tapi, sebenarnya nexian ini adalah asli produk Indonesia.
Nexian adalah market leader di bidang penyedia perangkat telekomunikasi tetap (fixed) dan bergerak (mobile) di Indonesia sejak 2006.
Nexian merupakan pelopor ponsel lokal di Indonesia sehingga dinobatkan oleh para wartawan telekomunikasi dan memperoleh beberapa penghargaan seperti:
* ICA 2010 sebagai The Best Value Services for Nexian Messenger
* Seluler Award 2010 sebagai The Best Local Brand dan The Best Favourite Music Concept
* Golden Ring Award 2010 sebagai The Best Qwerty Local Brand 2010 (NX-G801), The Best Entry Level Phone 2010 (NX-G330 Dangdut POD) dan The Best Local Brand 2010.
* Golden Ring Award 2009 sebagai The Most Favorite Local Brand.
* Dari majalah Forsel (Kompas Group) pada Desember 2008 product Nexian FP333 dinobatkan menjadi ponsel CDMA Favorit.
Mei 2010, Nexian memperoleh penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai telepon seluler pertama yang menjadi sarana peluncuran album musik (Grup Musik SLANK – Album Jurus Tandur no. 18). Hal tsb melengkapi eksistensi Nexian sebagai brand local pertama dan satu-satunya yang sempat memiliki instalasi pabrik perakitan di Indonesia membuat perusahaan ini mendapatkan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai merek local yang berhasil memproduksi sekaligus menjual 100 ribu ponsel hanya dalam waktu 6 bulan.
Kehandalan kualitas produk-produknya, membuat Nexian dipercaya oleh berbagai operator telekomunikasi sebagai mitra penjualan produk bundling, yaitu dengan: ESIA, Telkom, Fren, Indosat, XL, StarOne, dan Telkomsel.
Sampai Maret 2010, ponsel Nexian telah digunakan oleh lebih dari 5.500.000 masyarakat Indonesia. Saat ini, Nexian didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia melalui jaringan Selular Shop, Metroshop serta modern channel seperti Carefour, Giant, Hypermart dan lainnya.

21. HYPERMART
Hypermart 21 Brand Indonesia yang Disangka Brand Luar Negeri sharing di sini berbagi ide, cerita, pengalaman, dan ilmu
Hypermarket adalah brand local asli Indonesia. Hypermarket adalah sebuah produk hiper-market (pasar swalayan besar) dari PT Matahari Putra Prima (MPP) yang dulunya bernama PT Matahari Departemen Store, sejak 1997 dibeli sahamnya oleh PT Multipolar, perusahaan di bawah kelompok Lippo. Dengan adanya hypermarket ini, membuka persaingan hiper-market produk lokal untuk sejajar dengan hiper-market terdahulunya yang merupakan brand dari luar negeri yaitu Carrefour dan Giant.

Nah mungkin sebelumnya anda tidak pernah menyangka dengan Brand-brand asli buatan anak bangsa adalah tuan rumah di negaranya masing-masing.

SUMBER

Nggak cuma Prancis, ini cara ganti foto profilmu dengan bendera lain

Nggak cuma Prancis, ini cara ganti foto profilmu dengan bendera lain
 Tidak hanya satu, kamu juga bisa pasang dua bendera sekaligus.

   Pascatragedi serangan teroris di Paris yang menewaskan sedikitnya 129 korban jiwa, Jumat (13/11) kemarin, Facebook merilis fitur watermark bendera Prancis untuk membantu para penggunanya mengekspresikan simpati dan dukungan terhadap para korban.

  Fitur tersebut sontak menjadi viral di situs jejaring sosial terbesar di dunia itu. Para pengguna Facebook ramai-ramai memfilter foto profil mereka dengan bendera Prancis. Kendati demikian, ada sejumlah pihak menanggapi sinis aksi Facebook tersebut yang dianggap pilih kasih dalam memberikan dukungan.

  Faktanya, Prancis ternyata bukanlah satu-satunya negara yang mengalami tragedi beberapa hari belakangan. Sehari sebelum peristiwa itu, tepatnya hari Kamis (12/11), sedikitnya ada 30 korban meninggal akibat bom bunuh diri yang terjadi di Lebanon. Netizen pun dibuat geram dan mempertanyakan sikap Facebook yang dinilai hanya memperdulikan Prancis dan mengesampingkan tragedi yang terjadi di Lebanon.

Nah, buat kamu yang ingin menyampaikan dukunganmu kepada Prancis, Palestina, Lebanon, atau pun negara lain yang terkena dampak terorisme atau kekerasan, kamu bisa memakai aplikasi LunaPic tool.

1. Buka situsnya dengan mengklik link ini

2. Pilih bendera yang kamu inginkan.

3. Upload foto profilmu.

4. Yang bikin tool ini makin keren, kamu bisa memilih dua bendera negara sekaligus.

5. TARRAAA!!! Sekarang tinggal SAVE dan upload di media sosialmu.

Nggak cuma bendera Prancis, kini kamu bisa dengan mudah menfilter foto profil Facebookmu dengan bendera Lebanon, Palestina, atau Indonesia. Jadi, sekarang nggak perlu ribut di media sosial cuma gara-gara bendera ya!

SUMBER

Lama tak terlihat, ini nasib minyak rambut legendaris generasi 90-an

Lama tak terlihat, ini nasib minyak rambut legendaris generasi 90-an.
 Bukan rahasia lagi, di antara merek minyak rambut, ketiga merek minyak rambut ini memang populer di mata anak 90-an.
  Saat melihat gambar minyak rambut Brisk, Rita Lavender apalagi Orang Aring pasti yang ada di benak akan bilang, "Dulu pernah pakai ini" sambil tersenyum. Bukan rahasia lagi, di antara merek minyak rambut, ketiga merek minyak rambut ini memang populer di mata anak 90-an.

Orang Aring memiliki kekhasan dengan bentuk botol kacanya yang unik, warna isinya yang hijau serta tutup botolnya yang kuning mencolok. Adapun wadah Rita Lavender yang berbentuk seperti kaleng dan desainnya yang jadul, membuatnya sulit dilupakan. Tak ketinggalan pula minyak rambut merek Brisk, yang wanginya khas meski harganya lebih mahal.

Kendati sedemikian populer, banyak orang sekarang jarang melihat ketiga merek ini di toko-toko modern. Keberadaannya tergeserkanmerek-merek minyak rambut baru yang kian beragam.

Lalu bagaimana sebenarnya nasib minyak rambut legendaris ini? Berikut penelusuran brilio.net, Selasa (17/11), tentang ketiga merek minyak rambut ini:

1. Orang Aring

  Dulu minyak rambut yang satu ini memiliki kekhasan bentuk botol kaca yang unik, isinya berwarna hijau pekat, serta tutup botolnya yang terbuat dari plastik dan berwarna kuning mencolok.
  Di era sekarang minyak rambut jadul ini masih tetap diproduksi, tetapi ada sedikit perbedaan dalam bentuk wadahnya. Kini botol orang aring tidak lagi dibuat dari kaca lagi melainkan dengan botol plastik. Minyak rambut ini masih bisa ditemukan di beberapa toko-toko. Meski anak-anak era 2000-an sudah jarang yang memakai, minyak rambut ini masih bertahan.


2. Brisk

  Banyak yang tidak sadar bahwa sebenarnya minyak rambut yang satu ini masih sangat eksis hingga sekarang, dan banyak ditemukan di toko-toko modern. Brisk sekarang tampil dengan brand shampo rambut Clear.
  Brisk sekarang hadir dengan wajah baru dengan wujud kemasan plastik. Namun, karakter bahkan baunya pun persis sama nyaris tanpa cela dengan Brisk zaman dahulu. Jika kamu memakai minyak rambut ini, kenangan lama itu muncul kembali dengan wajah baru.


3. Rita Lavender

  Minyak rambut yang dikenal sebagai pomade ini rupanya dibuat di Surabaya. Seperti layaknya minyak rambut produksi lokal lainnya, mereka kebanyakan hanya dikenal oleh kaum senior yang mengalami masa remaja pada era 50-90an. Kini minyak rambut/pomade lokal sangat “underground” di zaman sekarang.
  Kendati jadul, pomade ini bisa didapatkan di kisaran harga Rp 10 ribu. Di labelnya ada gambar seorang perempuan berambut pirang sedang meniup bunga dengan latar belakang pegunungan. Sungguh desain yang klasik sekali.

SUMBER